MAKO SATGAS RI-RDTL SEKTOR BARAT CINTA BUDAYA LELUHUR TANAH TIMOR


Budaya merupakan makna yang penting bagi suatu masyarakat. Budaya timbul karena manusia dan interaksi sesama manusia, salah satu budaya yang berkembang di Indonesia sendiri adalah menyambut warga baru secara adat dimasyarakat Timor. Sabtu(21/9/24)


Komandan Satuan Tugas Pamtas RI RDTL Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho menjelaskan adat istiadat di setiap daerah memiliki keunikannya masing-masing, sehingga keberadaan Satgas di daerah penugasan harus mampu menghormati seluruh adat dan budaya serta kearifan lokal tersebut dan sedapat mungkin ikut melestarikannya
“Tujuan utama dari diadakannya ritual adat ini sendiri ini adalah untuk menolak bala, memohon rejeki dan dilimpahkan kesehatan bagi personil Satgas Pamtas Yonarhanud 15/DBY,”


Hadir dalam acara tokoh bapak adat setempat daerah Desa Eban Kec. Miomifo Bpk Gaspar Tefa (70), Bpk Milkiur Tefa (75), Bpk Thomas Nesi (56), Bpk Yoseph Tefa (75), Bpk Milkiur Natun (87), Bpk David Naben (60), Bpk Nety (60), kehadiran satgas dalam kegiatan tradisi budaya merupakan wujud kebersamaan antara personel dengan warga dalam kehidupan sosial budaya masyarakat di daerah perbatasan. Salah satu tokoh adat setempat menjelaskan bahwa tradisi budaya ini sudah berjalan sejak dari leluhur dan ini harus ditaati secara adat dan harus dilestarikan. Dirinya mengapresiasi atas kehadiran Satgas ikut serta melestarikan acara tradisi tersebut.


@korem_161_wirasakti
@kodam.ix.udayana
@kodam_diponegoro
@pussenarhanud_tniad
@tni_angkatan_darat
@puspentni

Related posts

Leave a Comment